Lifestyle

Tips Memasak Jengkol untuk Mengurangi Bau dan Pahitnya

Catat! Tips Memasak Jengkol untuk Mengurangi Bau dan Pahitnya

Bagi pecinta jengkol, tentu sudah biasa mencicipinya. Namun bagaimana dengan teknik mengolah jengkol agar lezat seperti yang Anda cicip tersebut?

Dwi Kartika selaku pegiat olahan jengkol dan Leo Gendro chef dari Asosiasi Chef Indonesia berbagi tipsnya kepada KompasTravel, di sela-sela Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Country Mall, Sabtu .

Dwi mengatakan proses pengolahan jengkol sangat menentukan kelezatannya. Namun jika salah mengolah jengkol akan pahit, bahkan bisa menyebabkan pusing dan ‘mabok jengkol’ setelah banyak memakannya.

 

Jika saat mencoba jengkol terasa pahit, kemungkinan besar kulit jengkol masih terbawa, dan tak tercuci dengan bersih.

Olah karena itu, tips pertama ialah pastikan mencuci jengkol dengan bersih.

Kulit harus terkelupas semua, jangan ada lapisan tersisa,” ujarnya yang kerap dijuluki “nyai jengkol Indonesia”.

Chef Leo menambahkan, setelah mencuci bersih jengkol bisa direndam di air cucian beras, selama satu malam sebelum dimasak. Hal tersebut guna mengeluarkan zat yang menyebabkan aroma khas dari jengkol sebelum dimasak.

“Setelah semalaman, teknik memasaknya juga harus benar, biasakan direbus dengan bumbu yang lama. Juga menggunakan api kecil, agar meresap sempurna,” ungkap Leo.

Dwi Kartika biasa memasak untuk rumah makan jengkolnya, dengan lama waktu empat jam. Sehingga aroma jengkol berkurang dan bumbu pun meresap.

Selain itu, ada satu cara lagi yang dianggap efektif jika memang sangat ingin mengurangi aroma dari jengkol. Yaitu dengan merebusnya terlebih dahulu dengan kopi, selama satu jam.

Sebelum dimasak dengan bumbu, coba rebus dulu dengan kopi bubuk tanpa gula. Satu jam saja dengan api kecil, nanti aromanya lumayan ternetralisir,” terang Leo kepada KompasTravel.

Dwi yang biasa membuat hidangan serba jengkol di Green Spot Healty Cafe, juga kerap menggunakan rempah yang beraroma kuat, untuk menyamarkan aroma jengkol. Seperti bawang putih yang ditumbuk terlebih dulu, juga jahe.

Setelah menyimak ulasan tersebut, saatnya Anda mencoba dirumah. Jadi tak usah khawatir terkena “mabok jengkol” ya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *